"Saya tidak sedikit pun sepatu pada saya. Beri aku sekop untuk melihat (sic) dapat saya memotong kakinya.
satu-satunya cara dia bisa melepas sepatu dia. mereka ditahan oleh embun beku. jadi dia memegang sekop dan memotong dua kaki di pergelangan kaki. ia membawa mereka bersama dengan dia. mereka mendapat penginapan di sebuah rumah tempat tiga ekor sapi diikat di dapur.
menjauhkan diri dari sapi abu-abu, kata gadis servent, atau dia akan makan mantel Anda. terus keluar darinya.
mereka semua pergi tidur. tiga spalpeens dan piper streched di dekat api. piper dipanaskan sepatu dan kaki orang yang meninggal di api dan mendapat sepatu off. ketika gadis pelayan berdiri, ia menatap pintu. itu berlari, dan tiga spalpeens tertidur di dekat api.
tuhan saya. dia menangis. ada empat kamu semalam, dan sekarang hanya ada tiga. mana orang lain pergi?.
kita tidak tahu. kata mereka. bagaimana kita tahu di mana dia pergi?. dia pergi ke kepala sapi abu-abu dan menemukan dua kaki.
oh saya!. dia menangis. ia dimakan oleh dia. ia menelepon orang rumah. sapi abu-abu telah makan salah satu dari mereka, katanya.
apa yang engkau;! katakan, kata si petani.
Aku mengatakan yang sebenarnya, katanya. hanya ada kakinya kiri, bagian tubuhnya dimakan.
petani bangkit. ada empat kamu tiga malam, laki-laki, katanya.
ada. kata salah satu spalpeens, dan teman seperjuangan kami telah dimakan oleh sapi.
causeany tidak masalah tentang hal itu, kata si petani. inilah lima pound untuk kamu. sarapan dan dimatikan. tidak mengatakan sepatah kata pun.
mereka meninggalkan ketika mereka sarapan dimakan. dan mereka bertemu dengan piper agak jauh dari rumah, dan ia menari di jalan. hal seperti itu bisa terjadi!.
Selasa, 25 Oktober 2011
Kamis, 02 Juni 2011
Selasa, 10 Mei 2011
PENGARUH INTERNET TERHADAP REMAJA
Internet, kata yang tidak asing di telinga setiap orang, terutama para remaja yang senantiasa bergaul dengan mewahnya dunia yang bertekhnologi, mewah, dan praktis, Internet bisa didapatkan dimanapun kita berada, dengan bermodalkan telepon selular yang memiliki koneksi internet, internet dapat diakses dengan mudahnya melalui HP dimanapun kita berada, atau jika tidak, disetiap sudut kota pasti terdapat sebuah Warung yang menjual jasa internet atau yang biasa disebut dengan “Warnet”, Dunia Informasi Tanpa Batas, begitulah orang-orang menyebutnya, saya sendiri tidak begitu yakin tapi apa boleh dikata memang begitu keadaannya, dengan adanya Internet, Akses atau jalan terhadap penyampaian Informasi-informasi yang ada didunia ini dapat diambil dengan mudahnya seraya membalikkan tangan atau mengejapkan mata.
Banyak Ilmu pengetahuan yang begitu melimpah disana, informasi mengenai apapun dapat kita temukan di jagat internet ini, lalu apa hubungannya dengan Siswa? Tentu saja sangat erat hubungannya dengan siswa karena siswa tidak luput dengan yang namanya informasi dan ilmu pengetahuan, internet ini adalah media yang paling efektif dan mudah untuk didapatkan dan diakses oleh siapa saja dimanapun, walaupun tak dapat dipungkiri bahwa karena adanya kebebasan ini dapat terjadi pula penyalah gunaan fasilitas internet sebagai sarana untuk Kriminalitas atau Asusila, siswa yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini untuk mencari hal yang aneh-aneh? Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video aneh yang bersifat “asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan kepribadian dari siswa itu sendiri, sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu konsentrasinya terhadap proses pembelajaran disekolah.
Namun demikian tidak semua siswa melakukan hal yang demikian, hanya segelintir siswa-siswa yang usil saja yang dapat melakukannya karena kurang memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri pribadi dan sekitarnya, namun pada umumnya internet digunakan oleh setiap siswa untuk mencari atau mendapatkan informasi yang berhubungan dengan materi pelajaran yang ia terima disekolah, hal tersebut memungkinkan siswa menjadi lebih kreatif dan lebih aktif dalam mencari sumber informasi dan ilmu pengetahuan dibandingkan dengan siswa-siswa yang hanya duduk diam didepan meja dan mendengarkan gurunya berbicara.
Hal ini dapat menjadi sebuah motivator terhadap siswa untuk terus berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai penghancur (generasi muda), remaja adalah makhluk yang rentan terhadap perubahan disekitarnya, dia akan mengikuti hal yang paling dominant yang berada didekatnya jadi kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam masa-masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan berjalan, kearah positif atau negative tergantung dari mana di memulai.
Remaja yang kesehariannya bergaul dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi disekitarnya karena ia terbiasa dan lebih mengetahui tentang informasi-informasi tersebut sehingga dia lebih daripada yang lainnya. Tetapi selain itu, remaja yang memiliki kecenderungan pada hal yang negative justru sebaliknya, dia akan nampak pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi dari internet tersebut.
Maka dari itu alangkah baiknya jika kita bisa dengan bijak menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dalam hal yang positif demi kemajuan diri dan pribadi kita, dan selaku remaja kita semua harus dapat menguasai teknologi yang sedang berlari kencang pada era ini, karena dengan demikian kita pun akan ikut berlari menyongsong masa depan.
Banyak Ilmu pengetahuan yang begitu melimpah disana, informasi mengenai apapun dapat kita temukan di jagat internet ini, lalu apa hubungannya dengan Siswa? Tentu saja sangat erat hubungannya dengan siswa karena siswa tidak luput dengan yang namanya informasi dan ilmu pengetahuan, internet ini adalah media yang paling efektif dan mudah untuk didapatkan dan diakses oleh siapa saja dimanapun, walaupun tak dapat dipungkiri bahwa karena adanya kebebasan ini dapat terjadi pula penyalah gunaan fasilitas internet sebagai sarana untuk Kriminalitas atau Asusila, siswa yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini untuk mencari hal yang aneh-aneh? Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video aneh yang bersifat “asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan kepribadian dari siswa itu sendiri, sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu konsentrasinya terhadap proses pembelajaran disekolah.
Namun demikian tidak semua siswa melakukan hal yang demikian, hanya segelintir siswa-siswa yang usil saja yang dapat melakukannya karena kurang memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri pribadi dan sekitarnya, namun pada umumnya internet digunakan oleh setiap siswa untuk mencari atau mendapatkan informasi yang berhubungan dengan materi pelajaran yang ia terima disekolah, hal tersebut memungkinkan siswa menjadi lebih kreatif dan lebih aktif dalam mencari sumber informasi dan ilmu pengetahuan dibandingkan dengan siswa-siswa yang hanya duduk diam didepan meja dan mendengarkan gurunya berbicara.
Hal ini dapat menjadi sebuah motivator terhadap siswa untuk terus berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai penghancur (generasi muda), remaja adalah makhluk yang rentan terhadap perubahan disekitarnya, dia akan mengikuti hal yang paling dominant yang berada didekatnya jadi kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam masa-masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan berjalan, kearah positif atau negative tergantung dari mana di memulai.
Remaja yang kesehariannya bergaul dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi disekitarnya karena ia terbiasa dan lebih mengetahui tentang informasi-informasi tersebut sehingga dia lebih daripada yang lainnya. Tetapi selain itu, remaja yang memiliki kecenderungan pada hal yang negative justru sebaliknya, dia akan nampak pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi dari internet tersebut.
Maka dari itu alangkah baiknya jika kita bisa dengan bijak menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dalam hal yang positif demi kemajuan diri dan pribadi kita, dan selaku remaja kita semua harus dapat menguasai teknologi yang sedang berlari kencang pada era ini, karena dengan demikian kita pun akan ikut berlari menyongsong masa depan.
Rabu, 06 April 2011
Selasa, 05 April 2011
Minggu, 03 April 2011
the words of pearls.
Virtue or knowledge alone will not enough as the capital becomes Guru
Gift of teaching is unique and engaging talent needs.
And desires within the Master himself.
The purpose of education is to prepare the young generation
To educate themselves their lifetime.
Education is not something obtained by someone,
But education is a lifelong process.
Gift of teaching is unique and engaging talent needs.
And desires within the Master himself.
The purpose of education is to prepare the young generation
To educate themselves their lifetime.
Education is not something obtained by someone,
But education is a lifelong process.
Rabu, 30 Maret 2011
jadwal mata kuliah IIc
Senin : PKn
Listenig II
Selasa : Komputer
Speaking II
Rabu : Writing I
Psikologi
Kamis : Komunikasi Pendidikan
Structure II
Jum'at : Reading II
Statistika II
Listenig II
Selasa : Komputer
Speaking II
Rabu : Writing I
Psikologi
Kamis : Komunikasi Pendidikan
Structure II
Jum'at : Reading II
Statistika II
Kamis, 10 Maret 2011
apa aja
Pengetahuan yang lebih menekankan pengamatan dan pengalaman inderawi dikenal sebagai pengetahuan empiris atau pengetahuan aposteriori. Pengetahuan ini bisa didapatkan dengan melakukan pengamatan yang dilakukan secara empiris dan rasional. Pengetahuan empiris tersebut juga dapat berkembang menjadi pengetahuan deskriptif bila seseorang dapat melukiskan dan menggambarkan segala ciri, sifat, dan gejala yang ada pada objek empiris tersebut. Pengetahuan empiris juga bisa didapatkan melalui pengalaman pribadi manusia yang terjadi berulangkali. Misalnya, seseorang yang sering dipilih untuk memimpin organisasi dengan sendirinya akan mendapatkan pengetahuan tentang manajemen organisasi.
Langganan:
Postingan (Atom)